Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label objek studi geografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label objek studi geografi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 31 Mei 2015

Objek Studi Geografi (Materi Geografi SMA Kelas X KD 1)

Obyek studi geografi meliputi obyek material dan obyek formal.Geografi merupakan ilmu yang mempelajari interaksi antara manusia dan lingkungannya, sehingga geografi memiliki obyek dan ruang lingkup kajian yang jelas
Obyek Studi geografi meliputi hal-hal sebagai berikut:
a.  Kondisi dan segenap proses yang berlangsung diatas permukaan bumi
b.  Pengorganisasian wilayah dan ruang dimuka bumi
c.  Tafsiran terhadap bentang alam dan bentang sosial
d.  Hubungan manusia dengan lingkungan yang berbeda-beda baik yang merupakan hasil budaya maupun lingkungan alami.
e.  Interaksi manusia dengan proses-proses dipermukaan bumi.
Adapun struktur obyek geografi dapat kita lihat pada skema dibawah ini.

Selasa, 26 Mei 2015

Pengertian dan Definisi Geografi menurut para ahli (Materi Geografi SMA Kelas X KD 1)

1.   Pengertian Geografi
Pengetahuan tentang bumi telah dikenal sejak puluhan abad sebelum masehi telah mendapat berbagai macam sebutan.  Dalam Bahasa Inggris disebut  Geography yang diambil dari bahasa Yunani “Geographia”, terbentuk dari kata geo (=earth) dan grapho (=to write), jadi geografhia berarti “to write about the earth” (Matt Rosenberg, 2008). Ada yang menyebut geografi berasal dari kata geos (bumi) dan graphein (penggambaran, pencitraan). Secara harfiah geografi berarti ilmu yang mencitrakan atau menggambarkan tentang bumi.
Untuk memahami perkembangan geografi dari waktu ke waktu maka perlu diketahui beberapa definisi Geografi:
a.   Ferdinand von Richtofen (1833-1905)
Merumuskan  definisi yang pertama kali, ia mendefinisikan geografi hanya terbatas pada apa yang ada di permukaan bumi, geografi sebagai ilmu mempelajari gejala dan sifat- sifat permukaan bumi dan penduduknya, disusun menurut letaknya, diterangkan tentang terdapatnya gejala, sifat-sifatnya, serta hubungan timbal balik gejala dan sifat–sifat tersebut.
b.   Armin. K. Lobeck
Mengemukaan bahwa geografi sebagai ilmu yang mempelajari hubungan-hubungan yang ada antara kehidupan dengan lingkungan fisiknya.
c.    Richard Hartshorne (1959)
Geografi adalah ilmu yang menafsirkan realisme diferensiasi area muka bumi seperti apa adanya, tidak hanya dalam arti perbedaan dalam hal tertentu, tetapi juga dalam arti kombinasi keseluruhan fenomena di setiap tempat.
d.   SEMLOK Ahli Geografi tahun 1988 di Semarang,
Menyepakati bahwa geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kelingkungan dan kewilayahan dalam konteks keruangan.
e.   Martin Kenzer (1989)
Geografi memperhatikan variasi keruangan atau lokasional pada fenomena fisik dan manusia di permukaan bumi.
f.     Yi-Fu Tuan (1991)
Geogafi merupakan studi tentang bumi sebagai tempat hunian manusia).